Bukan Sekadar Penghargaan, Ini Perjalanan Milk Destiyani Retno Ningrum Membangun Bisnis Beauty

Redaksi
Bukan Sekadar Penghargaan, Ini Perjalanan Milk Destiyani Retno Ningrum Membangun Bisnis Beauty
Destiyani Retno Ningrum

Perjalanan di industri kecantikan tidak selalu dimulai dari sebuah bisnis besar. Bagi sebagian entrepreneur, langkah awal justru lahir dari keberanian melihat peluang, memahami kebutuhan konsumen, dan membangun usaha secara bertahap.

Hal tersebut tergambar dalam perjalanan Destiyani Retno Ningrum yang mulai menekuni dunia bisnis sejak 2016, ketika masih duduk di bangku kuliah. Dari perjalanan tersebut, ia kemudian mengembangkan bisnis di industri kecantikan melalui Kefir Skin Dermatology.

Salah satu momentum yang menjadi catatan dalam perjalanan tersebut adalah ketika Kefir Skin Dermatology meraih penghargaan sebagai Winner Best Beauty Brand Award 2019. Penghargaan tersebut diberikan dalam sebuah acara yang berlangsung di Aston TB Simatupang.

Bagi Destiyani, pencapaian tersebut bukan sekadar sebuah gelar atau penghargaan. Ada proses panjang yang menjadi bagian di baliknya, mulai dari membangun kepercayaan konsumen hingga mempertahankan kualitas di tengah perkembangan industri beauty.

“Penghargaan itu tentu menjadi salah satu momen yang membanggakan dalam perjalanan kami. Tetapi bagi saya, yang lebih penting adalah proses yang kami jalani sampai bisa mendapatkan apresiasi tersebut,” ujar Destiyani Retno Ningrum.

Berawal dari Perjalanan Membangun Bisnis

Destiyani memulai perjalanan entrepreneurship sejak masih berada di bangku kuliah pada 2016. Keputusan untuk terjun ke dunia bisnis di usia muda membuatnya harus belajar banyak hal secara langsung.

Mulai dari memahami karakter konsumen, mengembangkan produk, membangun tim, hingga menjaga kualitas menjadi bagian dari proses yang dijalaninya.

“Ketika mulai membangun bisnis, saya banyak belajar dari proses. Tidak semuanya langsung berjalan sesuai harapan. Justru dari berbagai tantangan itu saya belajar bagaimana menjalankan bisnis dengan lebih baik,” katanya.

Seiring waktu, bisnis yang dikembangkan kemudian tumbuh dan berada di bawah naungan Kefir Derma Group. Perjalanan tersebut turut mencakup pengembangan Kefir Skin Dermatology dan Kefir Derma Clinic.

Lihat Juga:  Profil Aditya Muhamad Bintang, Anak Dirjen Pajak yang Berkiprah di Dunia Bisnis

Bagi Destiyani, pertumbuhan bisnis tidak bisa dilepaskan dari kemampuan untuk terus beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat.

Menjadi Winner Best Beauty Brand Award 2019

Penghargaan Winner Best Beauty Brand Award 2019 menjadi salah satu pencapaian yang menandai perjalanan Kefir Skin Dermatology di industri kecantikan.

Momentum tersebut berlangsung di Aston TB Simatupang dan menjadi bentuk apresiasi terhadap kiprah brand di tengah perkembangan industri beauty.

Namun, Destiyani melihat penghargaan tersebut bukan sebagai tujuan akhir. Justru, pencapaian tersebut menjadi pengingat bahwa sebuah brand perlu terus menjaga kualitas dan membangun kepercayaan konsumen.

“Buat saya, penghargaan bukan hanya tentang mendapatkan sebuah predikat. Ada tanggung jawab setelahnya untuk terus mempertahankan apa yang sudah dibangun dan memberikan pengalaman yang baik untuk konsumen,” tuturnya.

Menurutnya, membangun bisnis kecantikan membutuhkan konsistensi. Apalagi, industri beauty merupakan sektor yang terus mengalami perubahan seiring berkembangnya tren dan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap perawatan diri.

Produk dan Kepercayaan Konsumen

Salah satu bagian dari perjalanan Kefir Skin Dermatology adalah pengembangan produk yang berkaitan dengan kebutuhan perawatan kulit.

Produk berbasis kefir menjadi salah satu bagian yang melekat dalam perjalanan brand tersebut. Salah satunya adalah masker kefir yang menggunakan bahan dasar fermentasi susu kambing.

Kehadiran produk tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan pilihan perawatan yang mengikuti kebutuhan konsumen sekaligus memperkuat identitas brand.

“Yang paling penting dalam membangun brand beauty adalah bagaimana kita bisa memahami kebutuhan konsumen. Karena pada akhirnya konsumen bukan hanya melihat produk, tetapi juga pengalaman dan kepercayaan terhadap brand,” ungkap Destiyani.

Beauty Goals Mulai Berubah

Perjalanan Destiyani di industri beauty juga membuatnya melihat adanya perubahan dalam cara masyarakat memandang kecantikan.

Lihat Juga:  Someone New dari Sequence Project

Jika sebelumnya standar kecantikan banyak dikaitkan dengan kulit putih atau hasil perawatan yang terlihat cepat, kini perhatian konsumen mulai bergeser pada kesehatan kulit dan kualitas kulit dalam jangka panjang.

“Beauty goals sekarang mulai bergeser. Bukan lagi sekadar ingin terlihat putih atau mendapatkan hasil instan. Orang mulai lebih peduli bagaimana kulitnya tetap sehat, skin quality-nya bagus, dan bagaimana bisa menua dengan sehat,” jelasnya.

Perubahan tersebut membuat pelaku industri kecantikan dituntut untuk terus mengikuti perkembangan. Menurut Destiyani, kebutuhan konsumen yang semakin beragam menjadi tantangan sekaligus peluang untuk terus melakukan inovasi.

“Industri beauty sangat dinamis. Kita tidak bisa hanya mengandalkan apa yang berhasil di masa lalu. Harus terus belajar, melihat perkembangan, dan memahami apa yang benar-benar dibutuhkan konsumen,” lanjutnya.

Penghargaan Bukan Akhir Perjalanan

Setelah perjalanan panjang sejak 2016, penghargaan Winner Best Beauty Brand Award 2019 menjadi salah satu bagian penting dalam cerita Destiyani membangun bisnis beauty.

Namun, pencapaian tersebut bukanlah akhir. Bagi seorang entrepreneur, perjalanan justru terus berlanjut setelah sebuah apresiasi diraih.

Destiyani memilih untuk melihat penghargaan tersebut sebagai bagian dari proses sekaligus motivasi untuk terus mengembangkan bisnis dan menjaga kepercayaan yang telah dibangun.

“Setiap pencapaian tentu kita syukuri, tetapi perjalanan bisnis masih panjang. Bagi saya, yang paling penting adalah bagaimana kita bisa terus berkembang dan tetap memberikan value bagi konsumen,” pungkas Destiyani.

Perjalanan Kefir Skin Dermatology bersama Destiyani Retno Ningrum menunjukkan bahwa sebuah penghargaan lahir dari proses yang tidak sebentar. Di balik gelar Winner Best Beauty Brand Award 2019, terdapat perjalanan membangun bisnis sejak usia muda, memahami perubahan industri, dan menjaga kepercayaan konsumen.

Lihat Juga:  Muhammad Aksyif Fikri: Kreator Inspiratif Surabaya yang Angkat Kisah Driver Ojol

Bagi Destiyani, pencapaian tersebut menjadi salah satu halaman dalam perjalanan panjangnya sebagai pengusaha di industri kecantikan.