Daerah  

Influencer Santi Wulandari, S.E, Gelar Perayaan HUT RI ke-81, Meriahkan Warga Desa Penagan

Redaksi
Influencer Santi Wulandari, S.E, Gelar Perayaan HUT RI ke-81, Meriahkan Warga Desa Penagan

Bangka Belitung — Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Penagan berlangsung semakin meriah dengan hadirnya kegiatan “Merdeka? GASPOLL!!! Bareng Santiechan”. Acara tersebut digelar oleh Santi Wulandari, S.E, atau yang lebih dikenal dengan nama Santiechan, influencer sekaligus YouTuber asal Bangka Belitung, bersama masyarakat Desa Penagan.

Berbeda dari perayaan sebelumnya, tahun ini Santiechan kembali menghadirkan berbagai kegiatan yang dirancang khusus untuk menghibur masyarakat sekaligus mempererat kebersamaan antarwarga. Tidak hanya menghadirkan perlombaan tradisional khas 17 Agustus, tetapi juga menghadirkan organ tunggal sebagai hiburan utamanya, acara juga dikemas dengan konsep yang lebih seru, kekinian, dan penuh keseruan.

Kehadiran organ tunggal dari Zievy Music, membuat susana acara semakin meriah layak pesta rakyat. Dengan adanya panggung dan hiburan musik, acara tersebut terasa seperti sebuah perayaan besar yang dipersembahkan khusus untuk masyarakat Desa Penagan.

Hal lain yang vukup menarik oerhatian adalah, seluruh fadilitas dan kebutuhan utama dalam kegiatan tersebut dibiayai menggunakan dana pribadi sang influencer.

beberapa fasilitas yang disiapkan dalam acara tersebut, tenda acara, kursi untuk warga, panggung, organ tunggal, dua penyanyi, photobooth, minuman, ratusan hadia perlombaan dll.

Semua fasilitas tersebut dipersiapkan agar warga dapat menikmati acara dengan nyaman dan merasakan suasana perayaan kemerdekaan yang lebih lengkap.

Menariknya lagi, santiechan tetep mempertahankan konsep gratis untuk seluruh perlombaan, tidak ada biaya pendaftaraan yang dibebankan kepada peserta.

“Saya ingin warga bisa ikut bersenang-senang” ujar santiechan

Santiechan bersama tim panitia menyiapkan 15 perlombaan yang terbagi dalam perlombaan khusus anak-anak, perlombaan khusus dewasa, serta satu perlombaan utama yang menjadi salah satu acara paling ditunggu-tunggu, yaitu Panjat Pinang khusus anak-anak dan remaja.

7 Perlombaan Khusus Anak-Anak

Untuk memeriahkan suasana, anak-anak Desa Penagan diberikan kesempatan mengikuti berbagai perlombaan yang penuh tantangan dan mengundang tawa.

Lihat Juga:  Mahasiswa KKN UBK Kolaborasi dengan Dosen Pengmas Gelar Penyuluhan Hipertensi, Cek Kesehatan Gratis, dan Penanaman Tanaman Herbal di Desa Citaman

Beberapa perlombaan yang disiapkan khusus untuk anak-anak antara lain:

1. Makan Kerupuk
2. Balap Kelereng
3. Balap Karung
4. Masukin Paku dalam Botol
5. Mindahin Aer Pake Teropong
6. Tahan Tawa
7. Balap Aer di Kaki Pake Aqua Gelas

Berbagai perlombaan tersebut sukses membuat suasana semakin ramai. Sorak-sorai warga dan dukungan dari keluarga masing-masing peserta turut menambah semangat para peserta untuk menjadi pemenang.

7 Perlombaan Khusus Dewasa

Keseruan tidak berhenti pada perlombaan anak-anak. Para orang dewasa juga ikut ambil bagian dalam perayaan kemerdekaan tahun ini.

Sebanyak tujuh perlombaan khusus dewasa turut disiapkan, yaitu:

1. Tarik Tambang
2. Balap Karung
3. Joget Pecahin Balon di Kaki
4. Ngeluarin Bola dalam Kotak
5. Ngeluarin Karet dari Muka
6. Masukin Aer Pake Teropong
7. Tutup Mata Kasih Makan Pisang

Perlombaan khusus dewasa menjadi salah satu bagian yang paling menghibur. Tingkah peserta yang berusaha memenangkan perlombaan, ditambah teriakan dan gelak tawa warga yang menyaksikan, membuat suasana Desa Penagan semakin semarak.

Panjat Pinang Jadi Lomba Utama

Selain 14 perlombaan yang terbagi untuk anak-anak dan dewasa, acara “Merdeka? GASPOLL!!! Bareng Santiechan” juga menghadirkan lomba utama yang tidak kalah menarik, yaitu Panjat Pinang khusus anak-anak dan remaja.

Panjat Pinang menjadi salah satu kegiatan yang paling dinantikan karena membutuhkan kerja sama, kekompakan, keberanian, serta strategi dari setiap kelompok peserta.

Peserta harus bekerja sama untuk mencapai puncak pohon pinang dan mendapatkan berbagai hadiah yang telah disediakan. Kemeriahan semakin terasa ketika peserta mulai berusaha memanjat, sementara warga memberikan dukungan dan semangat dari bawah.

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, Santiechan tidak bekerja sendiri. Ia juga mendapatkan bantuan dari tim panitia yang turut mempersiapkan berbagai kebutuhan acara, mulai dari perlombaan, hadiah, hingga memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar.

Lihat Juga:  Mahasiswa KKN Undip Bantu Pencatatan Keuangan BUMDes secara Digital melalui Aplikasi Si Apik

Santiechan dibantu oleh Pak RT, Orang tuanya M.Samin & Asmala, beserta para panitia lainnya seperti, AAn, Sumi Lestari, Aarum, Dipa, Fadlan, Indri, Maryati, serta anggota panitia lainnya yang ikut berperan dalam menyukseskan acara.

Kekompakan antara Santiechan, panitia, dan masyarakat menjadi salah satu faktor yang membuat kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh suasana kekeluargaan.

Hadiah Melimpah, Warga Semakin Antusias

Selain berbagai perlombaan yang menarik, salah satu hal yang membuat masyarakat semakin antusias adalah banyaknya hadiah yang telah disiapkan bagi para pemenang.

Hadiah diberikan kepada peserta yang berhasil meraih posisi juara dalam berbagai perlombaan. Kehadiran hadiah tersebut tidak hanya menjadi motivasi bagi peserta untuk memenangkan perlombaan, tetapi juga menjadi bentuk apresiasi terhadap keberanian dan semangat masyarakat dalam ikut memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa terlihat antusias mengikuti kegiatan. Tidak sedikit pula warga yang datang untuk memberikan dukungan kepada keluarga, teman, maupun tetangga yang mengikuti perlombaan.

Santiechan Kembali Rayakan Kemerdekaan Bersama Warga Desa Penagan

Kegiatan ini bukan kali pertama Santiechan mengadakan acara bersama masyarakat Desa Penagan. Sebelumnya, Santiechan juga pernah mengadakan kegiatan serupa bersama warga desa tersebut.

Kedekatan yang sudah terjalin membuat perayaan HUT RI tahun ini terasa semakin spesial. Santiechan kembali memilih untuk merayakan momentum kemerdekaan bersama masyarakat Desa Penagan, bukan hanya sebagai sebuah acara hiburan, tetapi juga sebagai bentuk kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan serta masyarakat sekitar.

Bagi Santiechan, momen kemerdekaan merupakan kesempatan untuk mengajak masyarakat berkumpul, bersenang-senang, sekaligus mempererat tali silaturahmi.

“Saya senang sekali bisa kembali merayakan 17 Agustus bersama warga Desa Penagan. Bagi saya, yang paling penting bukan hanya siapa yang menang atau mendapatkan hadiah, tetapi bagaimana kita bisa berkumpul, tertawa bersama, dan membuat kenangan yang menyenangkan,” ujar Santiechan.

Lihat Juga:  Komunitas Pemuda Kreatif Tekolampe Gelar Pesta Kemerdekaan di Lapangan Tekolampe, Sinjai

Ia juga berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan setiap tahunnya dan menjadi tradisi yang mampu mempererat hubungan antara masyarakat.

Berlangsung Meriah dan Penuh Kebersamaan

Sejak rangkaian acara dimulai, suasana di Desa Penagan terlihat penuh semangat kemerdekaan. Anak-anak, remaja, orang dewasa, hingga para orang tua turut hadir menyaksikan dan memberikan dukungan.

Kemeriahan semakin terasa ketika satu per satu perlombaan dimulai. Tawa dan sorakan warga terdengar di berbagai penjuru lokasi acara, terutama saat peserta menghadapi tantangan-tantangan unik yang telah disiapkan.

Dengan konsep “Merdeka? GASPOLL!!! Bareng Santiechan”, perayaan HUT RI ke-81 di Desa Penagan berhasil menghadirkan suasana yang tidak hanya meriah, tetapi juga hangat dan penuh kekeluargaan.

Kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan dapat dirayakan dengan berbagai cara. Tidak harus selalu dengan acara besar, tetapi juga melalui kebersamaan, gotong royong, permainan tradisional, hiburan, dan kebahagiaan yang dirasakan bersama.

Santiechan berharap semangat kebersamaan yang tercipta dalam kegiatan tersebut dapat terus terjaga, bukan hanya pada momentum 17 Agustus, tetapi juga dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.

“Merdeka? GASPOLL!!! Bareng Santiechan — satu bangsa, satu jiwa, satu cerita.”

Perayaan HUT RI ke-81 di Desa Penagan pun menjadi salah satu momen kebersamaan yang meninggalkan kesan tersendiri bagi warga, sekaligus menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan masih terus hidup dan dirayakan dengan penuh kegembiraan oleh generasi muda dan masyarakat.